Labels

Fonetik dan Fonologi

Fonetika phonetics or linguistics is the science that studies the sound produced by humans. On the other hand is a science-based phonology and phonetics study fonetika system.
International Phonetic Association (IPA) has observed more than 100 different human sounds and the International Phonetic Alphabet mentranskripsikannya them. Fonetika science first studied around the 5th century BC in Ancient India by Pāṇini, the sages who studied Sanskrit. All the characters are based on Indian characters are still using the Panini classification, including some characters archipelago. Ancient Greek writings crowned as the first basic writing alphabet symbol. Modern Fonetika initiated by Alexander Melville Bell in his book Visible Speech (1867) which introduced a system of writing language sounds accurately and regularly.

Phonetics and then grow rapidly in the late 19th century due to the discovery of the phonograph, the articulatory who studied the position and movement of the lips, tongue and other human organs that produce noise or sounds of language. Acoustic phonetic study sound waves and how they are to be heard by the human ear, and auditory phonetics that studies the perception of sound and especially how the brain processes incoming data as sound

help recording the sounds of language. Thanks to these tools, fonetisi can learn the language sounds better, easily, and accurately than ever before because the tool can repeat speech taped up fonetisi can analyze it accurately. By using Edison's phonograph, Hermann Ludimar investigate the spectral properties of sound and kontoid vokoid. In his scientific work is the term formant was introduced. Hermann also twirling sounds vokoid using Edison's phonograph in various speeds in order to test theories about Willis and Wheatstone vokoid sound production. Fonetika has three main branches of phonetics

So what is Phonology?
Phonology is the study of vocabulary phonemes of a language and its distribution.
Phonology different from phonetics. Phonetic learning how sounds or phonemes of a language is realized pronounced. Phonetics is also studying the workings of the human body organs, especially those related to the use of language. Consists of, vowels, consonants, diphthongs (double vowels written), and cluster (consonant written double). Phonological terbadi of two parts, namely Phonetic and phonemic.

Other terms relating to, among others, Fona Phonology, phonemes, consonants, and vowels. Fona is a speech sound that is neutral, or still unproven distinguish meaning, are phoneme is the smallest unit of speech sound that distinguishes meaning. Phoneme variation due to the influence of the cluster environment called allophones. Picture or symbol font called phonemes. So different phonemes with letters. Unluk produce a sound or phoneme, there are three important elements, namely:
1.udara, 2.artikulator or moving parts of said tool, and 3.titik articulation or part of said tool is a touch point articulator. Vowel phonemes that are produced by moving air out without hindrance. Is consonant phonemes produced by moving air out of obstacles, in this case is an obstacle in this case is the inhibition of the air out by the articulator movement or change of position.

Sumber Daya Alam

Sumber daya alam (biasa disingkat SDA) adalah segala sesuatu yang muncul secara alami yang dapat digunakan untuk pemenuhan kebutuhan manusia pada umumnya. Yang tergolong di dalamnya tidak hanya komponen biotik, seperti hewan, tumbuhan, dan mikroorganisme, tetapi juga komponen abiotik, seperti minyak bumi, gas alam, berbagai jenis logam, air, dan tanah. Inovasi teknologi, kemajuan peradaban dan populasi manusia, serta revolusi industri telah membawa manusia pada era eksploitasi sumber daya alam sehingga persediaannya terus berkurang secara signifikan, terutama pada satu abad belakangan ini. Sumber daya alam mutlak diperlukan untuk menunjang kebutuhan manusia, tetapi sayangnya keberadaannya tidak tersebar merata dan beberapa negara seperti Indonesia, Brazil, Kongo, Sierra Leone, Maroko, dan berbagai negara di Timur Tengah memiliki kekayaan alam hayati atau nonhayati yang sangat berlimpah. Sebagai contoh, negara di kawasan Timur Tengah memiliki persediaan gas alam sebesar sepertiga dari yang ada di dunia dan Maroko sendiri memiliki persediaan senyawa fosfat sebesar setengah dari yang ada di bumi. Akan tetapi, kekayaan sumber daya alam ini seringkali tidak sejalan dengan perkembangan ekonomi di negara-negara tersebut.

Indonesia, salah satu negara dengan kekayaan sumber daya alam hayati dan nonhayati terbesar di dunia.
Pada umumnya, sumber daya alam berdasarkan sifatnya dapat digolongkan menjadi SDA yang dapat diperbaharui dan SDA tak dapat diperbaharui. SDA yang dapat diperbaharui adalah kekayaan alam yang dapat terus ada selama penggunaannya tidak dieksploitasi berlebihan. Tumbuhan, hewan, mikroorganisme, sinar matahari, angin, dan air adalah beberapa contoh SDA terbaharukan. Walaupun jumlahnya sangat berlimpah di alam, penggunannya harus tetap dibatasi dan dijaga untuk dapat terus berkelanjutan. SDA tak dapat diperbaharui adalah SDA yang jumlahnya terbatas karena penggunaanya lebih cepat daripada proses pembentukannya dan apabila digunakan secara terus-menerus akan habis. Minyak bumi, emas, besi, dan berbagai bahan tambang lainnya pada umumnya memerlukan waktu dan proses yang sangat panjang untuk kembali terbentuk sehingga jumlahnya sangat terbatas., minyak bumi dan gas alam pada umumnya berasal dari sisa-sisa hewan dan tumbuhan yang hidup jutaan tahun lalu, terutama dibentuk dan berasal dari lingkungan perairan.Perubahan tekanan dan suhu panas selama jutaaan tahun ini kemudian mengubah materi dan senyawa organik tersebut menjadi berbagai jenis bahan tambang tersebut.

Berdasarkan sifatnya, SDA dibagi menjadi dua, yaitu;
Sumber daya alam hayati, dan sumber daya alam non hayati.
Sumber daya alam hayati adalah sumber daya alam yang hidup, contohnya;
Tumbuhan
Tumbuhan merupakan sumber daya alam yang sangat beragam dan melimpah. Organisme ini memiliki kemampuan untuk menghasilkan oksigen dan pati melalui proses fotosintesis. Oleh karena itu, tumbuhan merupakan produsen atau penyusun dasar rantai makanan. Eksploitasi tumbuhan yang berlebihan dapat mengakibatkan kerusakan bahkan kepunahan dan hal ini akan berdampak pada rusaknya rantai makanan. Kerusakan yang terjadi karena punahnya salah satu faktor dari rantai makanan akan berakibat punahnya konsumen tingkat di atasnya. Pemanfaatan tumbuhan oleh manusia diantaranya:
  1. Bahan makanan: padi, jagung,gandum,tebu
  2. Bahan bangungan: kayu jati, kayu mahoni
  3. Bahan bakar (biosolar): kelapa sawit
  4. Obat: jahe, daun binahong, kina, mahkota dewa
  5. Pupuk kompos.
Pertanian dan perkebunan.
Indonesia dikenal sebagai negara agraris karena sebagian besar penduduk Indonesia mempunyai pencaharian di bidang pertanian atau bercocok tanam. Data statistik pada tahun 2001 menunjukkan bahwa 45% penduduk Indonesia bekerja di bidang agrikultur. Hal ini didasarkan pada kenyataan bahwa negara ini memiliki lahan seluas lebih dari 31 juta ha yang telah siap tanam, dimana sebagian besarnya dapat ditemukan di Pulau Jawa. Pertanian di Indonesia menghasilkan berbagai macam tumbuhan komoditi ekspor, antara lain padi, jagung, kedelai, sayur-sayuran, cabai, ubi, dan singkong. Di samping itu, Indonesia juga dikenal dengan hasil perkebunannya, antara lain karet (bahan baku ban), kelapa sawit (bahan baku minyak goreng), tembakau (bahan baku obat dan rokok), kapas (bahan baku tekstil), kopi (bahan minuman), dan tebu (bahan baku gula pasir).

Hewan, peternakan, dan perikanan
Sumber daya alam hewan dapat berupa hewan liar maupun hewan yang sudah dibudidayakan. Pemanfaatannya dapat sebagai pembantu pekerjaan berat manusia, seperti kerbau dan kuda atau sebagai sumber bahan pangan, seperti unggas dan sapi. Untuk menjaga keberlanjutannya, terutama untuk satwa langka, pelestarian secara in situ dan ex situ terkadang harus dilaksanakan. Pelestarian in situ adalah pelestarian yang dilakukan di habitat asalnya, sedangkan pelestarian ex situ adalah pelestarian dengan memindahkan hewan tersebut dari habitatnya ke tempat lain. Untuk memaksimalkan potensinya, manusia membangun sistem peternakan, dan juga perikanan, untuk lebih memberdayakan sumber daya hewan.

Sumber daya alam nonhayati
Ialah sumber daya alam yang dapat diusahakan kembali keberadaannya dan dapat dimanfaatkan secara terus-menerus, contohnya: air, angin, sinar matahari, dan hasil tambang.

Air
Air merupakan salah satu kebutuhan utama makhluk hidup dan bumi sendiri didominasi
oleh wilayah perairan. Dari total wilayah perairan yang ada, 97% merupakan air asin (wilayah laut, samudra, dll.) dan hanya 3% yang merupakan air tawar (wilayah sungai, danau, dll.). Seiring dengan pertumbuhan populasi manusia, kebutuhan akan air, baik itu untuk keperluan domestik dan energi, terus meningkat. Air juga digunakan untuk pengairan, bahan dasar industri minuman, penambangan, dan aset rekreasi. Di bidang energi, teknologi penggunaan air sebagai sumber listrik sebagai pengganti dari minyak bumi telah dan akan terus berkembang karena selain terbaharukan, energi yang dihasilkan dari air cenderung tidak berpolusi dan hal ini akan mengurangi efek rumah kaca.

Angin.
Pada era ini, penggunaan minyak bumi, batu bara, dan berbagai jenis bahan bakar hasil tambang mulai digantikan dengan penggunaan energi yang dihasilkan oleh angin. Angin mampu menghasilkan energi dengan menggunakan turbin yang pada umumnya diletakkan dengan ketinggian lebih dari 30 meter di daerah dataran tinggi. Selain sumbernya yang terbaharukan dan selalu ada, energi yang dihasilkan angin jauh lebih bersih dari residu yang dihasilkan oleh bahan bakar lain pada umumnya. Beberapa negara yang telah mengaplikasikan turbin angin sebagai sumber energi alternatif adalah Belanda dan Inggris.

Tanah
Tanah termasuk salah satu sumber daya alam nonhayati yang penting untuk menunjang pertumbuhan penduduk dan sebagai sumber makanan bagi berbagai jenis makhluk hidup. Pertumbuhan tanaman pertanian dan perkebunan secara langsung terkait dengan tingkat kesuburan dan kualitas tanah. Tanah tersusun atas beberapa komponen, seperti udara, air, mineral, dan senyawa organik. Pengelolaan sumber daya nonhayati ini menjadi sangat penting mengingat pesatnya pertambahan penduduk dunia dan kondisi cemaran lingkungan yang ada sekarang ini.

Hasil tambang.
Sumber daya alam hasil penambangan memiliki beragam fungsi bagi kehidupan manusia, seperti bahan dasar infrastruktur, kendaraan bermotor, sumber energi, maupun sebagai perhiasan. Berbagai jenis bahan hasil galian memiliki nilai ekonomi yang besar dan hal ini memicu eksploitasi sumber daya alam tersebut. Beberapa negara, seperti Indonesia dan Arab, memiliki pendapatan yang sangat besar dari sektor ini. Jumlahnya sangat terbatas, oleh karena itu penggunaannya harus dilakukan secara efisein. Beberapa contoh bahan tambang dan pemanfaatannya:

- Minyak Bumi.
Hasil olahan minyak bumi diantaranya
  1. Avtur untuk bahan bakar pesawat terbang;
  2. Bensin untuk bahan bakar kendaraan bermotor;
  3. Minyak Tanah untuk bahan baku lampu minyak;
  4. Solar untuk bahan bakar kendaraan diesel;
  5. LNG (Liquid Natural Gas) untuk bahan bakar kompor gas;
  6. Oli ialah bahan untuk pelumas mesin;
  7. Vaselin ialah salep untuk bahan obat;
  8. Parafin untuk bahan pembuat lilin; dan
  9. Aspal untuk bahan pembuat jalan (dihasilkan di Pulau Buton)
- Batu Bara
dimanfaatkan untuk bahan bakar industri dan rumah tangga.
- Biji Besi
Untuk peralatan rumah tangga, pertanian dan lain-lain
- Tembaga
merupakan jenis logam yang berwarna kekuning-kuningan, lunak dan mudah ditempa.
- Bauksit
Sebagai bahan dasar pembuatan alumunium.
- Emas dan Perak
untuk perhiasan
- Marmer
Untuk bahan bangunan rumah atau gedung
- Belerang
Untuk bahan obat penyakit kulit dan korek api
- Yodium
Untuk obat dan peramu garam dapur beryodium
- Nikel
Untuk bahan pelapis besi agar tidak mudah berkarat.
- Gas Alam
Untuk bahan bakar kompor gas
- Mangaan
Untuk pembuatan pembuatan besi baja
- Grafit
Bermanfaat untuk membuat pensil, dan bahan pembuatan baterai

Pengukuran Panjang

Pengukuran Panjang. Dalam kegiatan sehari-hari, anak-anak Sekolah Dasar akan banyak menjumpai kegiatan tentang pengukuran. Seperti menghitung teman-temannya di kelas, tinggi tubuh temannya bahkan sampai pada berat tubuh temannya.  

Pengukuran adalah suatu proses memberikan bilangan kepada kualitas fisik panjang, kapasitas, volume, luas, sudut, berat (massa), dan suhu (kennedy dan Tips, 1994). Satuan ukuran  yang akan kita bahas adalah berupa panjang, berat. Pengukuran menggunakan dua kelompok satuan pengukuran, yaitu satuan tidak baku dan satuan baku.

1. Pengukuran tidak baku 
Pengukuran tidak baku merupakan pengukuran yang hasilnya berbeda-beda karena menggunakan alat ukur yang tidak baku atau tidak standar.  Pengukuran tidak baku yang adalah sebagai berikut: 
  1. Digit adalah pengukuran yang disesuaikan dengan lebar sebuah jari 
  2. Jengkal adalah pengukura yang disesuaikan dengan jarak paling panjang antara  ujung jempol tangan dengan ujung kelingking tangan.
  3. Hasta adalah pengukuran yang disesuaikan ukuran sepanjang lengan bawah dari  siku sampai ke ujung jari tengah. 
  4. Depa adalah pengukuran yang diseuaikan dengan ukuran sepanjang kedua belah tangan dari ujung jari tengah kanan sampai ke ujung jari tengah kiri. 
  5. Kaki adalah pengukuran yang disesuaikan ukuran panjang sebuah kaki.
2. Pengukuran baku 
Pengukuran baku merupakan pengukuran yang hasilnya tetap atau baku (Standar).Terdapat dua sistem pengukuran yang baku.yaitu pengukuran sistem Inggris  dan Sistem Metrik.  Sistem Inggris dikembangkan di Eropa, Satuan-satuan pengukuran dikembangkan  dari benda-benda di sekitan kita. Misalnya ukuran satu yard adalah jarak hidung dan  ujung jari lengan orang dewasa yang dilencangkan, ukuran satu inchi adalah jarak  butiran padi dari ujung ke ujungnya. Namun karena sifat–sifat benda diatas tidak tetap maka akhirnya satuan-satuan sistem Inggris distandarkan.

Ukuran panjang Sistem Inggris 
  1. 12 inchi = 1 kaki 
  2. 3 kaki = 1 yard 
  3. 36 inchi = 1 yard 
  4. 5.280 kaki = 1 ml 
  5. 1.760 yard = 1 mil 
Ukuran kapasitas Sistem Inggris 
  1. 2 tablespoons (tbsp) = 1 fluid ounce (fl.oz) 
  2. 8 fluid ounces (fl.oz) = 1 cup/cangkir 
  3. 2 cups/cangkir = 1 pint (pt) 
  4. 2 pints (pt) = 1 quart (qt) 
  5. 4 quarts (qt) = 1 gallon (gal) 
Ukuran Berat Sistem Inggris 
  1. 16 ounces (oz) = 1 pound/pon (lb) 
  2. 2000 pounds/pon (lb) = 1 ton (T)
Sitem Metrik dikembangkan secara sistematis pada akhir abad 18.  Pada tahun 1970, dewan Nasional Perancis mendirikan Akademi Ilmu Pengetahuan Perancis  untuk merencanakan satu sistem pengukuran yang memiliki standar. Akademi tersebut mengukur. jarak dari khatulistiwa sampai ke ujung kutub utara kemudian menggunakan sepersepuluh jutaan jarak sebagai panjang satu meter. Sekarang ukuran satu meter didefinisikan sebagai 1.659.763,73  panjang gelombang garis oranye atom krypton 86. 

Satuan-satuan dasar untuk kapasitas, berat, dan luas dikembangkan pada waktu yang  sama dengan satuan panjang tersebut.Seliter adalah satuan dasar untuk kapasitas merupakan isi suatu kubus yang sisinya satu desimeter, yaitu desimeter kubik (dm³). Sekilogram adalah satuan  dasar untuk berat merupakan satu desimeter kubik air pada 4 derajat Celcius. Are adalah satuan  dasar untuk luas merupakan ukuran seratus meter persegi (100 m² ). Hektar (ha) adalah 100 are. Volume diukur dengan menggunakan sentimeter kubik (cm³) dan meter kubik (m³). 

Ukuran-ukuran dalam sistem Metrik 
  1. 10 milimeter = 1 sentimeter 
  2. 10 sentimeter = 1 desimeter 
  3. 10 desimeter = 1 meter 
  4. 10 meter = 1 dekameter 
  5. 10 dekameter = 1 hektometer 
  6. 10 hektometer = 1 kilometer 
Ukuran Kapasitas Sistem Metrik 
  1. 1000 milimeter = 1 liter 
  2. Ukuran Berat Sistem Metrik 
  3. 1000 miligram = 1 gram 
  4. 1000 gram = 1 kilogram 
  5. 1000 kilogram = 1 ton metrik
Kegiatan anak-anak Sekolah Dasar dalam kehidupan sehari-hari yang berhubungan dengan 
aktivitas pengukuran seperti kegiatan dibawah ini: 
  1. mengukur meja, tinggi teman dan yang lainnya dengan pensil, pena, tangan , manik-manik atau alat-alat lainnya yang bisa digunakan sebagai pengukuran panjang yang bersifat tidak  baku
  2. mengukur meja, tinggi teman atau benda lainnya dengan alat ukur panjang seperti penggaris,  meteran dan yang lainnya 
Dalam pengukuran panjang satuan standar yang berlaku adalah: 
  1. km = kilometer 
  2. hm = hectometer 
  3. dam = dekameter 
  4. dm = hectometer 
  5. m = meter 
  6. dm = desimeter 
  7. cm = sentimeter 
  8. mm = millimeter 
Perhatikan perbandingan satuan ukur panjang di tabel 
Jika Anda perhatikan km ke hm nilainya tinggal Anda kalikan 10,dan seterusnya.Dan jika  dibalik dari hm ke km nilainya tinggal Anda bagi dengan 10

Jenis Bilangan

Jenis Bilangan. Dalam kehidupan sehari-hari kita hampir dapat dikatakan selalu berhubungan dengan bilangan. Misal dalam kegiatan di rumah saja banyak sekali yang berhubungan dengan bilangan. Ketika kita menyebutkan banyak jumlah benda atau barang selalu menggunakan bilangan. Bilangan adalah suatu konsep matematika yang digunakan untuk pencacahan dan pengukuran. Simbol ataupun lambang yang digunakan untuk mewakili suatu bilangan disebut sebagai angka atau lambang bilangan. Ada beberapa jenis bilangan yang sering kita temui, terutama dalam matematika. Bilangan-bilangan tersebut antara lain sebagai berikut,

1. Bilangan Cacah
Bilangan cacah adalah himpunan bilangan bulat yang tidak negatif, yaitu {0, 1, 2, 3 ...}. Dengan kata lain himpunan bilangan asli ditambah  0. Jadi, bilangan cacah harus bertanda positif. Sepuluh angka pertama Bilangan Cacah adalah (0,1,2,3,4,5,6,7,8,9)

2. Bilangan Asli
Yaitu himpunan bilangan bulat positif yang bukan nol (1,2,3,4,5,….). bilangan asli merupakan
salah satu konsep matematika yang sederhana dan termasuk konsep pertama yang bisa dipelajari dan dimengerti oleh manusia, sehingga wajar jika bilangan asli merupakan jenis pertama dari bilangan yang digunakan untuk membilang dan menghitung. Sepuluh angka pertama Bilangan Asli  adalah  (1,2,3,4,5,6,7,8,9,10)

3. Bilangan Genap
Bilangan Genap adalah bilangan yang habis dibagi 2 Contoh (2,4,6,8,....). Sepuluh angka pertamanya adalah (2,4,6,8,10,12,14,16,18,20)

4. Bilangan Ganjil
Bilangan Ganjil adalah bilangan yang tidak habis dibagi 2 contoh (1,3,5,7,9,....). Sepuluh angka pertamanya adalah  (1,3,5,7,9,11,13,15,17,19)

5. Bilangan Prima
Merupakan bilangan asli yang hanya dapat dibagi oleh bilangan itu sendiri dan satu,  dengan kata lain bilangan prima hanya mempunyai 2 faktor, misalnya : 2,3,5,7,11,…. . Sepuluh angka pertamanya adalah(1,3,5,7,11,13,17,19,23,29)

6. Bilangan Komposit
Bilangan komposit adalah bilangan asli lebih besar dari 1 yang bukan merupakan bilangan prima. Bilangan komposit dapat dinyatakan sebagai faktorisasi bilangan bulat, atau hasil perkalian dua bilangan prima atau lebih. Atau bisa juga disebut bilangan yang mempunyai faktor lebih dari dua. Sepuluh angka pertamanya adalah  (4, 6, 8, 9, 10, 12, 14, 15, 16, 18)

7. Bilangan Persegi
Contoh bilangan persegi adalah : 1, 4, 9, 16, 25, 36, 49, …. dan lain-lain. Pola bilangan tersebut dapat disusun dari barisan bilangan berikut:
1 →1    = 1 x 1 = 1²
2 →4   = 2 x 2 = 2
3 →9   = 3 x 3 = 3²
4 →16 = 4 x 4 = 4²
5 →25 = 5 x 5 = 5²
dan seterusnya.
Ternyata banyaknya titik yang membentuk barisan persegi tersebut sama dengan cara mencari luas sebuah persegi, yaitu sisi x sisi. Maka untuk bilangan kesembilan dari pola tersebut adalah  81, didapat dari 9 x 9 = 81. Jadi, rumus untuk mencari bilangan ke-n dari pola bilangan persegi adalah n x n = n². Sepuluh angka pertamnya adalah (1,4,9,16,25,36,49,64,64,100).

8. Bilangan Persegipanjang
Contoh pola bilangan persegipanjang: 2, 6, 12, 20, 30, 42,  …. dan seterusnya. Mengapa  disebut pola bilangan persegipanjang? Perhatikan pola bilangan pada gambar.
Pola bilangan tersebut dapat disusun dari barisan bilangan berikut:
1 →2    = 1 x 2  
2 →6    = 2 x 3  
3 →12  = 3 x 4  
4 →20 = 4 x 5  
5 →30 = 5 x 6
dan seterusnya.

Ternyata banyaknya titik yang membentuk barisan persegi tersebut sama dengan cara mencari luas sebuah persegipanjang, yaitu panjang x lebar. Misal pola bilangan kedelapan, maka 8 dimisalkan sebagai lebarnya, sedangkan panjangnya 8 + 1 = 9, maka pola bilangan kedelapan adalah 8 x 9 =72.

Jadi, rumus untuk mencari bilangan ke-n dari pola bilangan persegipanjang adalah : n x (n+1) = n²  + n

9. Bilangan Segitiga
Contoh pola bilangan segitiga: 1 , 3 , 6 , 10 , 15 , 21 , 28 , . . . .dan seterusnya.   Pola bilangan tersebut dapat disusun dari barisan bilangan berikut:
1 → 1 = ½ x 1 (1+1)
2 → 3 = ½ x 2 (2+1)
3 → 6 = ½ x 3 (3+1)
4 →10 = ½ x 4(4+1)
5 → 15 = ½ x 5(5+1)
6 → 21 = ½ x 6(6+1)
Jadi, rumus untuk mencari bilangan ke-n dari pola bilangan segitiga adalah
n → ½ x n(n+1)

Unsur-unsur dan Jenis Bangun Datar

Unsur-unsur dan JenisBangun Datar. Banyak sekali benda di sekitar kita merupakan bentuk dari bangun datar. Misalnya lantai keramik merupakan bentuk bangyn datar persegi. Sebelum membahas lebih jau tentang bangun datar perlu kita ketahui terlebih dahulu apa itu bangun datar. Bangun datar dapat didefinisikan sebagai bangun yang rata yang mempunyai dua demensi yaitu panjang dan lebar, tetapi tidak mempunyai tinggi atau tebal . Berdasarkan pengertian tersebut dapat ditegaskan bahwa bangun datar merupakan bangun dua demensi yang hanya memiliki panjang dan lebar, yang dibatasi oleh garis lurus atau lengkung. Berikut ini macam dan bagian bangun datar,

A. Bagian-bagian Bangun Datar
1. Titik (.)
Titik merupakan sebuah noktah, sehingga tidak memiliki panjang.
2. Garis.
Apabila 2 titik dihubungkan maka diperoleh suatu garis.
3. Sudut
Sudut adalah himpunan dari dua buah sinar garis dimana pangkal dari kedua sinar garis tersebut bersekutu.
- Sinar garis BC dan BA membentuk sudut ABC (∠ABC)  atau sudut CBA (∠CBA)
- Sinar garis BC dan BA disebut kaki sudut
- B merupakan titik sudut
Macam-macam Sudut 
a. Sudut Lancip
Sudut yang besarnya lebih kecil dari 90° dan lebih besar dari 0°
b. Sudut Siku-siku
Sudut yang besarnya 90°
c. Sudut Tumpul
Sudut yang besarnya lebih kecil dari 180° dan lebih besar dari 90°
d. Sudut Lurus
Sudut yang besarnya 180°
e. Sudut Lingkaran Penuh
Sudut yang besarnya 360°

B. Macam-macam Bangun Datar
Jenis bangun datar bermacam-macam, antara lain persegi, persegi panjang, segitiga, jajar genjang, trapesium, layang-layang, belah ketupat, dan lingkaran.
1. Segitiga
Segitiga adalah suatu bangun datar yang jumlah sudutnya 180 derajat dan dibentuk dengan cara menghubungkan tiga buah titik yang tidak segaris dalam satu bidang. 
Jenis-jenis Segitiga :
a. Segitiga Sama Sisi
Segitiga yang ketiga sisinya sama panjang
Panjang AB = BC =CA
∠A = ∠B = ∠C = 60 °
∠A + ∠B + ∠C = 180 °
b. Segitiga Sama Kaki
Segitiga yang mempunyai dua sudut yang sama dan dua buah sisi yang sama
Panjang AC = CB
 Sudut ∠A = ∠B
∠A + ∠B + ∠C = 180 °
c. Segitiga Siku-siku
Segitiga yang salah satu sudutnya 90 °
∠A = 90 derajat
c. Segitiga Sembarang
 - Ketiga sisinya tidak sama panjang ( AB ≠BC≠ AC )
 - Ketiga sudutnya tidak sama besar (∠A ≠ ∠B ≠ ∠C )
 - ∠A + ∠B + ∠C = 180 °
2. Segiempat 
Segiempat adalah bangun datar yang dibentuk dengan menghubungkan empat buah titik yang tidak  segaris.

Macam-macam Segiempat :
a. Bujur sangkar (Persegi sama sisi)
 Suatu bangunan segi empat yang keempat sisinya sama panjang dan keempat sudutnya siku-siku
Panjang :  AB = BC = CD = DA
b. Persegi panjang
Suatu bangunan segi empat yang kedua sisi yang berhadapan sama panjang dan keempat  sudutnya siku-siku.
Panjang :
 AB = CD
 BC = DA
c. Jajaran Genjang
Bangunan segi empat yang sisi sejajarnya sama panjang dan sudut yang berhadapan juga sama besar
- AB sejajar CD ( AB CD )
 AD sejajar BC ( AD BC )
- sisi yang sejajar sama panjang
AB = CD ; AD = BC
- Sudut ∠A = ∠C ∠ B = ∠D
d. Belah Ketupat
Suatu bangunan jajaran genjang yang keempat sisinya sama dengan perpotongan diagonalnya membentuk sudut siku-siku.
Panjang AB = BC = CD = DA
Sudut ∠A = ∠C
∠ B = ∠D
e. Layang-layang
Suatu bangunan segi empat dimana antara dua sisi yang berhadapan dan berdekatan adalah sama besar.
Panjang AD = DC
AB = BC
Sudut ∠A = ∠C
e. Trapesium
Segiempat yang mempunyai dua sisi (sepasang sisi) yang berhadapan sejajar
AB sejajar CD ( AB CD )
∠A + ∠B +∠C +∠D = 360°
Trapesium Siku-siku
AB sejajar CD ( AB CD )
∠A = ∠D = 90°
∠A + ∠B +∠C +∠D = 360°
3. Lingkaran 
suatu himpunan titik yang mempunyai jarak terhadap suatu titik tertentu (pusat).  kurva tertutup yang dibentuk dari banyak titik yang berjarak sama terhadap satu titik tetentu yang dinamakan pusat lingkaran.  Jarak himpunan titik terhadap pusat dinamakan jari-jari.  Besar sudut suatu Lingkaran digunakan sebagai alas tabung adalah 360°

Latihan Soal IPS SD Kelas 4

Soal latihan IPS Kelas IV SD, Untuk lebih memahami materi IPS kelas IV SD diperlukan banyak latihan
soal. Latihan soal ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan ingatan siswa kelas IV sekolah dasar. Memang untuk pelajaran IPS lebih banyak hapalan yang harus dikuasai siswa, Semoga soal latihan berikut ini dapat membantu siswa memahami materi yang telah dipelajari.

1. Berikut ini yang bukan termasuk kebutuhan pokok adalah ...
a. makanan                   c. sepeda
b. rumah                       d. baju
Jawaban: c
Pembahasan:
Kebutuhan pokok merupakan kebutuhan yang mutlak harus dipenuhi. Yang termasuk kebutuhan pokok adalah sandang, pangan, papan dan kesehatan.

2. Tujuan manusia melakukan kegiatan ekonomi, yaitu untuk ...
a. mendapat pengakuan dari masyarakat     c. meningkatkan taraf hidup
b. meningkatkan gengsi                                d. memenuhi kebutuhan hidup
Jawaban: d
Pembahasan:
Kegiatan ekonomi merupakan aktivitas untuk menghasilkan sesuatu yang berguna untuk memenuhi kebutuhan manusia.

3. Proses pengolahan sumber daya alam yang ada sehingga menjadi barang yang siap untuk dikonsumsi oleh manusia disebut ...
a. kegiatan konsumsi         c. kegiatan distribusi
b. kegiatan distribusi         d. kegiatan ekonomi
Jawaban: b
Pembahasan:
Kegiatan produksi adalah kegiatan yang menghasilkan barang dan jasa.

4. Hasil dari pengolahan lahan perkebunan  di dataran tinggi adalah ...
a. kopi                            c. sayuran
b. jagung                         d. padi
Jawaban: a
Pembahasan:
Jagung, padi, sayuran merupakan hasil pertanian dataran rendah.

5. Kelapa sawit merupakan bahan produk pembuatan ...
a. minyak tanah                c. minyak goreng
b. obat sakit perut            d. sapu
Jawaban: c
Pembahasan:
Kelapa sawit merupakan bahan baku pembuatan minyak goreng. Kelapa sawit diproses dan diambil sarinya untuk menghasilkan minyak goreng.

6. Salah satu cara melestarikan sumber daya alam adalah ...
a. mengambil semua sumber daya alam        c. menanam kembali hutan yang telah gundul
b. mengolah sumber daya alam                    d. menebang hutan
Jawaban: c
Pembahasan:
Sumber daya alam adalah segala kekayaan alam yang tersedia yang dapat dimanfaatkan oleh manusia untuk menghasilkan sesuatu yaitu dengan cara merawat dan melestarikan sumber daya alam yang ada disekitarnya. 

7. Tanaman yang cocok dilahan basah adalah ...
a. tebu                             c. ketela
b. jagung                         d. padi
Jawaban: d
Pembahasan:
Pertanian pada lahan basah senantiasa membutuhkan air yang banyak. Lahan pertanian ini disebut dengan sawah. Tanah yang terdapat di wilayah Indonesia banyak yang cocok untuk persawahan. Tanaman yang biasa di tanam di sawah adalah padi.

8. Usaha konveksi atau garmen merupakan usaha yang menghasilkan ...
a. kapas                           c. tekstil
b. pakaian jadi                 d. makanan
Jawaban: b
Pembahasan:
Usaha konveksi adalah usaha yang menghasilkan pakaian jadi yang sudah siap untuk dijual/dipasarkan.

9. Sebagian penduduk Indonesia bekerja di bidang pertanian karena ...
a. adanya musim kemarau dan musim hujan                  c. penduduknya banyak
b. Indonesia beriklim laut                                           d. kondisi tanah yang subur dan luas
Jawaban: d
Pembahasan:
Indonesia termasuk negara agraris. Sebagian besar penduduknya bermata pencaharian sebagai petani.

10. Yang termasuk sumber daya alam yang dapat diperbaharui adalah ...
a. hewan dan tumbuhan                              c. emas dan perak
b. batubara dan minyak bumi                     d. besi dan timah
Jawaban: a
Pembahasan:
Batubara, minyak bumi, emas, perak, besi, dan timah merupakan SDA yang tidak dapat diperbaharui karena membutuhkan  waktu yang lama untuk diperbaharui. Sedangkan tumbuhan dan hewan dapat diperbaharui dengan melakukan pertanian dan peternakan. 

Isilah titik-titik dibawah ini dengan jawaban yang tepat !
1. Orang yang menggunakan hasil  produksi disebut ... (konsumen)
2. Perhiasan dan mobil merupakan kebutuhan ... (tersier)
3. Pertambangan yang dilakukan di laut  disebut pertambangan ... (lepas pantai)
4. Daerah pantai yang indah pemandangannya dimanfaatkan sebagai ...(tempat wisata)
5. Petani yang mengolah sawah atau ladang orang lain disebut petani ... (penggarap)
6. Pedagang besar yang membeli barang dalam jumlah banyak dan menjualnya kembali ke pedagang eceran disebut ... (grosir)
7. Bahan baku pembuatan kecap adalah ... (kedelai)
8. Tukang cukur, guru, dalam bekerja menghasilkan ... (jasa)
9. Tanaman teh, buah-buahan, dan sayuran dihasilkan di daerah ... (dataran tinggi atau pegunungan)
10. Barang tambang yang digunakan sebagai bahan baku pembuatan bensin adalah ... (minyak bumi)

Jawablah pertanyaan dibawah ini dengan jawaban yang singkat dan jelas!
1. Mengapa manusia perlu melakukan kegiatan ekonomi!
Jawab: Agar manusia memperoleh penghasilan untuk memenuhi kebutuhan hidup.
2. Sebutkan kegiatan ekonomi yang dapat dilakukan di bidang perikanan!
Jawab: Usaha tambak udang, tambak bandeng, nelayan.
3. Sebutkan 3 tujuan sesorang melakukan distribusi!
Jawab: a. mempercepat hasil produksi sampai konsumen.
            b. menjaga kelangsungan kegiatan ekonomi
            c. menyebarkan hasil produksi kepada konsumen
4. Sebutkan 3 usaha yang dapat dilakukan di bidang pariwisata!
Jawaban: - menjual cendera mata, membuka restoran di obyek wisata untuk menyediakan bagi wisatawan, menjadi pemandu wisata.
5. Apakah yang dimaksud dengan sumber daya alam yang dapat diperbaharui dan berilah 3 contohnya!
Jawaban: sumber daya alam yang apabila dipakai tidak akan pernah habis. Contohnya air, hutan, tanah. 

Soal Matematika Kelas 4 Bilangan Romawi

Soal Matematika Kelas 4 Bilangan Romawi. Angka Romawi atau Bilangan Romawi adalah sistem penomoran yang berasal dari Romawi kuno. Sistem penomoran ini memakai huruf Latin untuk melambangkan angka numerik. Dalam kehidupan sehari-hari bilangan Romawi memang jarang digunakan, kebanyakan yang digunakan adalah angka arab:

Ketujuh huruf yang harus diingat dalam sistem bilangan Romawi adalah :
I = 1
V = 5
X = 10
L = 50
C = 100
D = 500
M = 1000
Adapun aturan penulisan dasar bilangan romawi adalah :
1. Pengulangan hanya bisa dilakukan pada bilangan 1, 10, 100 dan 1000 (perhatikan pola yang terlihat). Jadi tak ada pengulangan untuk 5, 50 dan 500.
Contoh : II = 2 atau CCC = 300
Tapi tidak boleh VV untuk menyatakan 10 (10 dilambangkan dengan X).
2. Pengulangan hanya bisa dilakukan paling banyak tiga kali.
Contoh : III = 3 dan MMM = 3000.
3. Jika lambang bilangan yang lebih kecil berada di depan berarti kurang. Dan jika berada di belakang lambang bilangan yang lebih besar berarti tambah.
Contoh : IV= 4 karena 5 – 1 (perhatikan bahwa 4 tidak ditulis sebagai IIII seperti yang ditegaskan aturan kedua)
VIII = 8 karena 5+3
4. Aturan nomor 3 hanya berlaku bagi lambang bilangan yang berdekatan atau selang 1.
Contoh : XL = 40 karena 50-10
XC = 90 karena 100-10
Tapi tak bisa XD melambangkan 490 (500-10) karena penulisan yang tepat untuk 490 adalah CDXC (CD = 400 dan XC=90).
5. Untuk bilangan lebih dari 5000 terjadi pengulangan dengan menambah garis pada bagian atas lambang bilangan romawi tersebut. 
Contoh 5000 = V (dengan tambahan satu garis di atas V)
Penambahan garis menandakan bahwa bilangan dimaksud dikali 1000.

Berikut contoh soal Bilangan ROmawi
1. Lambang bilangan Romawi yang paling besar adalah ...
a.  L
b. C
c. D
d. M
jawaban: d
pembahasan: 
L : 50
C : 100
D : 50
M : 1.000
2. Lambang bilangan romawi D, hanya bisa dikurangi dengan ...
a.  X
b. C
c. F
d. M
jawaban: b
pembahasan: 
cukup jelas!
3. Penulisan bilangan romawi berikut yang benar adlah ...
a.  XXL
b. LCII
c. CDIX
d. MCCD
jawaban: C
pembahasan: 
ketentuan penulisan angka romawi.
- Angka romawi V dan X hanya boleh dikurangi I
- Angka romawi L dan C hanya boleh dikurangi X
- Angka romawi D dan M hanya boleh dikurangi C
4. CDLVI lambang bilangan cacahnya adalah ...
a. 444
b. 456
c. 546
d. 654
jawaban: b
penbahasan:
CDLVI = CD + L + V + I = 400 + 50 + 5 + 1 = 456
5. Bilangan yang melambangkan hasil dari 41 + 58 adalah ...
a. XCIX
b. XCIV
c. LXXXIV
d. LXXXXIX
jawaban: a
pembahasan:
41 + 58 = 99
99 = 90 + 9
     = (100 - 10) + (10 - 1)
     = XC + IX = XCIX
6. Lambang bilangan romawi dari 895 adalah ...
a. DCCCXCV
b. DCCCXLV
c  CMXLV
d. CCMXCV
jawaban: a
pembahasan:
895 = 500 + 300 + 90 + 5
       = D + CCC + XC + V
       = DCCCXCV
7. Lambang bilangan desimal dari MCMXCVIII adalah ...
a. 1. 868
b. 456
c. 1. 998
d. 2. 098
jawaban: c
pembahasan:
MCMXCVIII = M + CM + XC + V + II
= 1000 + (1000-100) + (100-10) + 5 + 3
= 1000 + 900 + 90 +5 + 3
= 1998
8. Pada tahun 2012, umur Shafa 15 tahun, Shafa lahir pada tahun ...
a. MMCXCVII
b. MCMXCVII
c. MCMXLVII
d. MMXII
jawaban: b
pembahasan:
Shafa lahir = 2012 - 15 tahun = 1997
1997 = 1000+900
= 1000 + (1000-100) + (100-10) + 5 + 2
= M + CM + XC + V + II
= MCMXCVII
9. Lambang bilangan cacah dari MMCDIV adalah ...
a. 1540
b. 1504
c. 2450
d. 2404 
jawaban: d
pembahasan:
MMCDIV = MM + CD + IV
                 = 2000 + (500-100) + (5-1)
                 = 2000 + 400 + 4
                 = 2404

10. Indonesia merdeka pada tahun 1945. Pada tahun  ... Indonesia merayahan HUT yang ke-66.
a. MMXI
b. MMX
c. MCMXI
d. MMIX
jawaban: a
pembahasan:
= 1945 + 66 = 2011
    2011        = 2000 + 10 + 1
                    = MM + X + I
                    = MMXI

Isilah titik-titik dibawah ini dengan jawaban yang tepat!
1. Penulisan angka romawi dari 254 adalah ... (CCLIV)
2. Penulisan angka romawi dari 949 adalah ...(CMXLIX)
3. Penulisan angka romawi dari 1.356 adalah ...(MCCCLVI)
4. Penulisan angka romawi dari 2.725 adalah ...(MMDCCXXV)
5. Penulisan angka romawi dari 2.991 adalah ...(MMCMXCI)
6. Penulisan bilangan cacah dari CXCIV adalah ...(194)
7. Penulisan bilangan cacah dari CDLXXXII adalah ...(482)
8. Penulisan bilangan cacah dari DCCCXLVI adalah ...(846)
9. Penulisan bilangan cacah dari MCDLXIX adalah ...(1.469)
10. Penulisan bilangan cacah dari MMDCLXVI adalah ...(2.666)
Jawablah pertanyaan dibawah ini dengan jawaban yang singkat dan jelas!
1. Tulislah bilangan romawi dari 1.987!
jawab:
= 1000 + 900 + 80 + 5 + 2
= 1000 + (1000 - 100) + 80 + 5 + 2
= M + CM + LXXX + V + II
= MCMLXXXVII
2. Tulislah bilangan asli dari MMXCVIII!
jawab:
= MM + XC + V + III
= 2.000 + (100 - 10) + 5 + 3
= 2.000 + 90 + 5 + 3
= 2.098
3. Pada tahun 2009 usia Angga 18 tahun, Tahun berapa Angga lahir? (tulislah dengan lambang bilangan romawi)
jawab:
Annga lahir = 2009 - 18 tahun = 1.991
1.991 = 1.000 + 900 + 90 + 1
          = 1.000 + (1.000 - 100) + (100 - 10) + 1
          = M + CM + XC + I
          = MCMXCI
4. Tulislah bilangan romawi dari 3.496!
jawab:
3.496 = 3.000 + 400 + 90 + 5 + 1
= 3.000 + (500 - 100) + (100 - 10) + 5 + 1
= MMM + CD + XC + V + I
= MMMCDXCVI
5. Pada tahun 2012, umur kakek 3/4 abad, tahun berapa kakek lahir? (tulislah dalam lambang bilangan romawi).
jawab:
3/4 abad = 75 tahun
Kakek lahir = 2012 - 75 tahun = 1937
1937 = 1.000 + 900 + 30 + 5 + 2
         = M + CM + XXX + V + II
         = MCMXXXVII

Matahari Sumber Kehidupan

Kita tidak pernah membayangkan bagaima jadinya jika tidak ada matahari, siang akan menjadi gelap, pakaian yang dijemur tidak akan kering, dan udara akan terasa dingin. Jika tidak ada matahari, tumbuhan tidak mendapatkan makanan dan akhirnya akan mati. Jika tumbuhan layu dan mati manusia dan binatang tidak akan mendapatkan makanan, jika tidak ada matahari semua mahluk hidup di bumi akan mati. dengan demikian matahari sangat penting bagi mahluk hidup karena matahari merupakan sumber kehidupan.
Matahari adalah bintang di pusat Tata Surya. Bentuknya nyaris bulat dan terdiri dari plasma panas bercampur medan magnet. Diameternya sekitar 1.392.684 km, kira-kira 109 kali diameter Bumi, dan massanya (sekitar 2×1030 kilogram, 330.000 kali massa Bumi) mewakili kurang lebih 99,86% massa total Tata Surya. Secara kimiawi, sekira tiga perempat massa Matahari terdiri dari hidrogen, sedangkan sisanya didominasi helium. Sisa massa tersebut (1,69%, setara dengan 5.629 kali massa Bumi) terdiri dari elemen-elemen berat seperti oksigen, karbon, neon, besi, dan lain-lain.
Matahari terbentuk sekitar 4,6 miliar tahun yang lalu akibat peluruhan gravitasi suatu wilayah di dalam sebuah awan molekul besar. Sebagian besar materi berkumpul di tengah, sementara sisanya memimpih menjadi cakram beredar yang kelak menjadi Tata Surya. Massa pusatnya semakin panas dan padat dan akhirnya memulai fusi termonuklir di intinya. Diduga bahwa hampir semua bintang lain terbentuk dengan proses serupa. Klasifikasi bintang Matahari, berdasarkan kelas spektrumnya, adalah bintang deret utama G (G2V) dan sering digolongkan sebagai katai kuning karena radiasi tampaknya lebih intens dalam porsi spektrum kuning-merah. Meski warnanya putih, dari permukaan Bumi Matahari tampak kuning dikarenakan pembauran cahaya biru di atmosfer. Menurut label kelas spektrum,G2 menandakan suhu permukaannya sekitar 5778 K (5505 °C) dan V menandakan bahwa Matahari, layaknya bintang-bintang lain, merupakan bintang deret utama, sehingga energinya diciptakan oleh fusi nuklir nukleus hidrogen ke dalam helium. Di intinya, Matahari memfusi 620 juta ton metrik hidrogen setiap detik.
Dulu, Matahari dipandang para astronom sebagai bintang kecil dan tidak penting. Sekarang, Matahari dianggap lebih terang daripada sekitar 85% bintang di galaksi Bima Sakti yang didominasi katai merah. Magnitudo absolut Matahari adalah +4,83. Akan tetapi, sebagai bintang yang paling dekat dengan Bumi, Matahari adalah benda tercerah di langit dengan magnitudo tampak −26,74. Korona Matahari yang panas terus meluas di luar angkasa dan menciptakan angin matahari, yaitu arus partikel bermuatan yang bergerak hingga heliopause sekitar 100 AU. Gelembung di medium antarbintang yang terbentuk oleh angin matahari, heliosfer, adalah struktur bersambung terbesar di Tata Surya.
Matahari saat ini bergerak melalui Awan Antarbintang Lokal (dekat Awan G) di zona Gelembung Lokal, tepatnya di dalam lingkaran terdalam Lengan Orion di galaksi Bima Sakti. Dari 50 sistem bintang terdekat dalam jarak 17 tahun cahaya dari Bumi (bitnang terdekat adalah katai merah bernama Proxima Centauri sekitar 4,2 tahun cahaya), Matahari memiliki massa terbesar keempat. Matahari mengorbit pusat Bima Sati pada jarak kurang lebih 24.000–26.000 tahun cahaya dari pusat galaksi. Jika dilihat dari kutub utara galaksi, Matahari merampungkan satu orbit searah jarum jam dalam kurun sekitar 225–250 juta tahun. Karena Bima Sakti bergerak relatif terhadap radiasi latar belakang gelombang mikro kosmis (CMB) ke arah konstelasi Hydra dengan kecepatan 550 km/detik, kecepatan Matahari relatif terhadap CMB sekitar 370 km/detik ke arah Crater atau Leo.
Jarak rata-rata Matahari dari Bumi sekitar 149.6 juta kilometer (1 AU), meski jaraknya bervariasi seiring pergerakan Bumi menjauhi perihelion pada bulan Januari hingga aphelion pada bulan Juli. Pada jarak rata-rata ini, cahaya bergerak dari Matahari ke Bumi selama 8 menit 19 detik. Energi sinar matahari ini membantu perkembangan nyaris semua bentuk kehidupan di Bumi melalui fotosintesis dan mengubah iklim dan cuaca Bumi. Dampak luar biasa Matahari terhadap Bumi sudah diamati sejak zaman prasejarah. Matahari juga dianggap oleh sejumlah peradaban sebagai dewa. Pemahaman ilmiah yang akurat mengenai Matahari berkembang perlahan. Pada abad ke-19, beberapa ilmuwan ternama mulai sedikit tahu tentang komposisi fisik dan sumber tenaga Matahari. Pemahaman ini masih terus berkembang sampai sekarang. Ada sejumlah anomali perilaku Matahari yang belum dapat dijelaskan secara ilmiah.

1.  Tenaga.
Pada waktu kita sekolah kita mendapatkan pelajaran olahraga, bagaimana rasanya berolahraga saat badan kita lemas? tentunya kita akan merasa malas dan enggan untuk berolahraga. Saat badan lemas, maka kita tidak memiliki tenaga untuk bergerak. Badan yang lemas dapat terjadi karena kita tidak sarapan pagi. Jika tidak sarapan pagi badan kita tidak memiliki tenaga untuk bergerak. Makanan merupakan sumber tenaga bagi mahluk hidup oleh karena itu biasakan makan sebelum kita memulai atau melakukan aktifitas.

Mobil di jalan juga bergerak karena tenaga. tenaga mobil berasal dari bensin. Di dalam mobil bensin dibakar bersama udara sehingga menghasilkan gas. gas ini mendorong piston sehingga piston bergerak. Piston yang bergerak inilah yang memutarkan roda sehingga mobil dapat berjalan.
Selain mobil sepeda juga bergerak karena tenaga, Sepeda bergerak karena kaki kita mengayuh pedalnya. Ketika mengayuh pedal kita memberikan tenaga kepada sepeda dengan demikian, sepeda menjadi bergerak.
Mobil bergerak karena adanya bensin, sepeda bergerak karena tenaga dari kaki kita. Lalu apakah batu yang jatuh juga bergerak karena tenaga? tenaga darimana?
Batu yang jatuh bergerak karena tenaga. Menurut Newton, semua benda itu saling tarik-menarik. Nah, batu yang jatuh karena tarikan dari bumi, tarikan bumi ini juga berupa tenaga. Tenaga ini disebut dengan tenaga gravitasi.

2.  Matahari, Tenaga dan Gerak.
Apakah hubungan antara matahari, tenaga, dan gerak...? Kita semua tahu bahwa matahari sangat penting bagi mahluk hidup, tanpa matahari mahluk hidup tidak akan bisa makan.
Jika kita tidak makan maka kita tidak memiliki tenaga untuk bergerak.



Majelis Permusyawaran Rakyat Republik Indonesia (MPR-RI)

Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia atau cukup disebut Majelis Permusyawaratan Rakyat (disingkat MPR-RI atau MPR) adalah lembaga legislatif bikameral yang merupakan salah satu lembaga tinggi negara dalam sistem ketatanegaraan Indonesia. Sebelum Reformasi, MPR merupakan lembaga tertinggi negara. MPR bersidang sedikitnya sekali dalam lima tahun di ibukota negara.

Tugas dan wewenang MPR.
1. Mengubah dan menetapkan Undang-Undang Dasar.
MPR berwenang mengubah dan menetapkan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Dalam mengubah Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, anggota MPR tidak dapat mengusulkan pengubahan terhadap Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan bentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Usul pengubahan pasal Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 diajukan oleh sekurangkurangnya 1/3 (satu pertiga) dari jumlah anggota MPR. Setiap usul pengubahan diajukan secara tertulis dengan menunjukkan secara jelas pasal yang diusulkan diubah beserta alasannya.
Usul pengubahan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 diajukan kepada pimpinan MPR. Setelah menerima usul pengubahan, pimpinan MPR memeriksa kelengkapan persyaratannya, yaitu jumlah pengusul dan pasal yang diusulkan diubah yang disertai alasan pengubahan yang paling lama dilakukan selama 30 (tiga puluh) hari sejak usul diterima pimpinan MPR. Dalam pemeriksaan, pimpinan MPR mengadakan rapat dengan pimpinan fraksi dan pimpinan Kelompok Anggota MPR untuk membahas kelengkapan persyaratan.
Jika usul pengubahan tidak memenuhi kelengkapan persyaratan, pimpinan MPR memberitahukan penolakan usul pengubahan secara tertulis kepada pihak pengusul beserta alasannya. Namun, jika pengubahan dinyatakan oleh pimpinan MPR memenuhi kelengkapan persyaratan, pimpinan MPR wajib menyelenggarakan sidang paripurna MPR paling lambat 60 (enam puluh) hari. Anggota MPR menerima salinan usul pengubahan yang telah memenuhi kelengkapan persyaratan paling lambat 14 (empat belas) hari sebelum dilaksanakan sidang paripurna MPR.
Sidang paripurna MPR dapat memutuskan pengubahan pasal Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, dengan persetujuan sekurang-kurangnya 50% (lima puluh persen) dari jumlah anggota ditambah 1 (satu) anggota.

2. Melantik Presiden dan Wakil Presiden hasil pemilihan umum
MPR melantik Presiden dan Wakil Presiden hasil pemilihan umum dalam sidang paripurna MPR. Sebelum reformasi, MPR yang merupakan lembaga tertinggi negara memiliki kewenangan untuk memilih Presiden dan Wakil Presiden dengan suara terbanyak, namun sejak reformasi bergulir, kewenangan itu dicabut sendiri oleh MPR. Perubahan kewenangan tersebut diputuskan dalam Sidang Paripurna Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia ke-7 (lanjutan 2) tanggal 09 November 2001, yang memutuskan bahwa Presiden dan Wakil Presiden dipilih secara langsung oleh rakyat, Pasal 6A ayat (1).

3. Memutuskan usul DPR untuk memberhentikan Presiden dan/atau Wakil Presiden dalam masa jabatannya.
MPR hanya dapat memberhentikan Presiden dan/atau Wakil Presiden dalam masa jabatannya menurut Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Pemberhentian Presiden dan/atau Wakil Presiden diusulkan oleh DPR.
MPR wajib menyelenggarakan sidang paripurna MPR untuk memutuskan usul DPR mengenai pemberhentian Presiden dan/atau Wakil Presiden pada masa jabatannya paling lambat 30 (tiga puluh) hari sejak MPR menerima usul. Usul DPR harus dilengkapi dengan putusan Mahkamah Konstitusi bahwa Presiden dan/atau Wakil Presiden terbukti melakukan pelanggaran hukum baik berupa pengkhianatan terhadap negara, korupsi, penyuapan, tindak pidana berat lainnya, maupun perbuatan tercela dan/atau terbukti bahwa Presiden dan/atau Wakil Presiden tidak lagi memenuhi syarat sebagai Presiden dan/atau Wakil Presiden.
Keputusan MPR terhadap usul pemberhentian Presiden dan/atau Wakil Presiden diambil dalam sidang paripurna MPR yang dihadiri sekurang-kurangnya 3/4 (tiga perempat) dari jumlah anggota dan disetujui oleh sekurang-kurangnya 2/3 (dua pertiga) dari jumlah anggota yang hadir.

4. Melantik Wakil Presiden menjadi Presiden.
Jika Presiden mangkat, berhenti, diberhentikan, atau tidak dapat melakukan kewajibannya dalam masa jabatannya, ia digantikan oleh Wakil Presiden sampai berakhir masa jabatannya.
Jika terjadi kekosongan jabatan Presiden, MPR segera menyelenggarakan sidang paripurna MPR untuk melantik Wakil Presiden menjadi Presiden. Dalam hal MPR tidak dapat mengadakan sidang, Presiden bersumpah menurut agama atau berjanji dengan sungguh-sungguh di hadapan rapat paripurna DPR. Dalam hal DPR tidak dapat mengadakan rapat,Presiden bersumpah menurut agama atau berjanji dengan sungguh-sungguh di hadapan pimpinan MPR dengan disaksikan oleh pimpinan Mahkamah Agung.

5. Memilih Wakil Presiden.
Dalam hal terjadi kekosongan Wakil Presiden, MPR menyelenggarakan sidang paripurna dalam waktu paling lambat 60 (enam puluh) hari untuk memilih Wakil Presiden dari 2 (dua) calon yang diusulkan oleh Presiden apabila terjadi kekosongan jabatan Wakil Presiden dalam masa jabatannya.

6. Memilih Presiden dan Wakil Presiden.
Apabila Presiden dan Wakil Presiden mangkat, berhenti, diberhentikan, atau tidak dapat melakukan kewajibannya dalam masa jabatannya secara bersamaan, MPR menyelenggarakan sidang paripurna paling lambat 30 (tiga puluh) hari untuk memilih Presiden dan Wakil Presiden, dari 2 (dua) pasangan calon presiden dan wakil presiden yang diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik yang pasangan calon Presiden dan Wakil Presidennya meraih suara terbanyak pertama dan kedua dalam pemilihan umum sebelumnya, sampai berakhir masa jabatannya.
Dalam hal Presiden dan Wakil Presiden mangkat, berhenti, diberhentikan, atau tidak dapat melakukan kewajibannya dalam masa jabatannya secara bersamaan, pelaksana tugas kepresidenan adalah Menteri Luar Negeri, Menteri Dalam Negeri, dan Menteri Pertahanan secara bersama-sama.

Keanggotaan.
MPR terdiri atas anggota DPR dan anggota DPD yang dipilih melalui pemilihan umum. Keanggotaan MPR diresmikan dengan keputusan Presiden. Sebelum reformasi, MPR terdiri atas anggota DPR, utusan daerah, dan utusan golongan, menurut aturan yang ditetapkan undang-undang. Jumlah anggota MPR periode 2009–2014 adalah 692 orang yang terdiri atas 560 Anggota DPR dan 132 anggota DPD. Masa jabatan anggota MPR adalah 5 tahun, dan berakhir bersamaan pada saat anggota MPR yang baru mengucapkan sumpah/janji.
Anggota MPR sebelum memangku jabatannya mengucapkan sumpah/janji secara bersama-sama yang dipandu oleh Ketua Mahkamah Agung dalam sidang paripurna MPR. Anggota MPR yang berhalangan mengucapkan sumpah/janji secara bersama-sama, mengucapkan sumpah/janji yang dipandu oleh pimpinan MPR.

Hak dan kewajiban anggota

Hak anggota
1. Mengajukan usul pengubahan pasal Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
2. Menentukan sikap dan pilihan dalam pengambilan keputusan.
3. Memilih dan dipilih.
4. Membela diri.
5. Imunitas.
6. Protokoler.
7. Keuangan dan administratif.

Kewajiban anggota.
1. Memegang teguh dan mengamalkan Pancasila.
2. Melaksanakan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan menaati peraturan perundang-undangan.
3. Mempertahankan dan memelihara kerukunan nasional dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
4. Mendahulukan kepentingan negara di atas kepentingan pribadi, kelompok, dan golongan.
5. Melaksanakan peranan sebagai wakil rakyat dan wakil daerah.

Fraksi dan kelompok anggota.
1. Fraksi
Fraksi adalah pengelompokan anggota MPR yang mencerminkan konfigurasi partai politik. Fraksi dapat dibentuk oleh partai politik yang memenuhi ambang batas perolehan suara dalam penentuan perolehan kursi DPR. Setiap anggota MPR yang berasal dari anggota DPR harus menjadi anggota salah satu fraksi. Fraksi dibentuk untuk mengoptimalkan kinerja MPR dan anggota dalam melaksanakan tugasnya sebagai wakil rakyat. Pengaturan internal fraksi sepenuhnya menjadi urusan fraksi masing-masing.
2. Kelompok anggota.
Kelompok Anggota adalah pengelompokan anggota MPR yang berasal dari seluruh anggota DPD. Kelompok Anggota dibentuk untuk meningkatkan optimalisasi dan efektivitas kinerja MPR dan anggota dalam melaksanakan tugasnya sebagai wakil daerah. Pengaturan internal Kelompok Anggota sepenuhnya menjadi urusan Kelompok Anggota.

Alat kelengkapan.
Alat kelengkapan MPR terdiri atas; Pimpinan dan Panitia Ad Hoc.
A. Pimpinan.
Pimpinan MPR terdiri atas 1 (satu) orang ketua yang berasal dari anggota DPR dan 4 (empat) orang wakil ketua yang terdiri atas 2 (dua) orang wakil ketua berasal dari anggota DPR dan 2 (dua) orang wakil ketua berasal dari anggota DPD, yang ditetapkan dalam sidang paripurna MPR.
B. Panitia Ad Hoc.
Panitia ad hoc MPR terdiri atas pimpinan MPR dan paling sedikit 5% (lima persen) dari jumlah anggota dan paling banyak 10% (sepuluh persen) dari jumlah anggota yang susunannya mencerminkan unsur DPR dan unsur DPD secara proporsional dari setiap fraksi dan Kelompok Anggota MPR.

Sidang.
MPR bersidang sedikitnya sekali dalam lima tahun di ibukota negara.
Sidang MPR sah apabila dihadiri:
sekurang-kurangnya 3/4 dari jumlah Anggota MPR untuk memutus usul DPR untuk memberhentikan Presiden/Wakil Presiden
sekurang-kurangnya 2/3 dari jumlah Anggota MPR untuk mengubah dan menetapkan UUD
sekurang-kurangnya 50%+1 dari jumlah Anggota MPR sidang-sidang lainnya
Putusan MPR sah apabila disetujui:
sekurang-kurangnya 2/3 dari jumlah Anggota MPR yang hadir untuk memutus usul DPR untuk memberhentikan Presiden/Wakil Presiden
sekurang-kurangnya 50%+1 dari seluruh jumlah Anggota MPR untuk memutus perkara lainnya.
Sebelum mengambil putusan dengan suara yang terbanyak, terlebih dahulu diupayakan pengambilan putusan dengan musyawarah untuk mencapai hasil yang mufakat.